Rekap Berita Esports dalam Sepekan – 8 Juni 2020

Pekan ini ada kabar tentang GTV yang memproduksi reality show esports, persiapan EVO Online, turnamen AOV dari empat negara, dan lainnya.


Kembali lagi bersama Gimbot dalam rubrik Rekap Berita Esports dalam Sepekan, edisi tanggal 8 Juni 2020. Seperti biasa, dalam artikel rutin ini kamu bisa mengikuti perkembangan terbaru dunia esports baik dari dalam maupun luar negeri.

Persiapan untuk turnamen akbar EVO Online semakin matang, dan pendaftaran telah dibuka. Arena of Valor juga tak mau kalah, mereka akan menghadirkan turnamen all-star dari empat negara dalam waktu dekat. Sementara itu di kancah lokal, ada rencana GTV bersama RRQ untuk memproduksi tayangan reality show bertema pencarian talenta esports.

Pendaftaran Turnamen EVO Online Telah Dibuka

Sumber: EVO

Turnamen game fighting akbar tahun 2020 tetap akan berjalan di tengah pandemi, walaupun kini wujudnya berupa online saja. Pihak panitia EVO telah resmi membuka pendaftaran untuk EVO Online mulai tanggal 5 Juni, dengan pembagian turnamen ke dalam 3 wilayah: Region 1 (Amerika Serikat, Kanada, Meksiko), Region 2 (Jepang, Korea Selatan), serta Region 3 (Eropa).

Menurut co-founder EVO, Joey Cuellar, mereka tidak bisa mengikitsertakan lebih banyak negara lagi sebab terhalang oleh regulasi, namun ia tidak menjabarkan lebih detail regulasi apa yang dimaksud. Ia juga mengumumkan platform resmi yang akan digunakan di EVO Online. Mortal Kombat 11 akan dimainkan di PS4, Them’s Fightin’ Herds serta Skullgirls: 2nd Encore akan dimainkan di PC via Steam, sementara Killer Instinct akan dimainkan di PC dan Xbox One.

14 Tim Mancanegara Siap Tanding di AOV Premier League 2020

Untuk pertama kalinya, Arena of Valor akan menggelar sebuah turnamen online dengan partisipan tim-tim terbaik dari empat negara berbeda. Turnamen ini bernama AOV Premier League 2020 (APL 2020), dan menawarkan hadiah uang tunai sebesar Rp5.000.000.000! Tentu saja di antara negara-negara yang berpartisipasi Indonesia juga termasuk.

APL 2020 mengambil tim-tim terbaik dari kompetisi Arena of Glory (AOG) di Vietnam, ROV Pro League (RPL) di Thailand, AOV Star League (ASL) di Indonesia, dan Garena Challenger Series (GCS) di Taiwan. Semoga saja perwakilan Indonesia bisa menunjukkan performa terbaik dan membawa pulang gelar juara AOV Premier League perdana ini ke tanah air.

Sambut New Normal, GTV Gelar Ajang Cari Bakat Esports MLBB

Stasiun televisi Indonesia GTV bekerja sama dengan Moonton dan organisasi Rex Regum Qeon (RRQ) untuk menggelar ajang pencarian bakat baru dengan nama Esports Star Indonesia. Pendaftaran untuk ajang ini dibuka pada tanggal 8-21 Juni 2020, dan para kontestan terbaik akan berkesempatan tampil di tayangan Esports Star Indonesia di televisi.

Dilansir dari BeritaSatu.com, GTV ingin mengemas tayangan ini dengan format reality talent search yang menghibur serta dapat menjadi alternatif tontonan bagi pemirsa Indonesia. RRQ yang sudah punya prestasi baik di level nasional maupun global akan bertindak sebagai technical advisor. Nantinya, perbedaan karakter serta latar belakang kehidupan para kontestan juga akan diangkat untuk menjadi bumbu di sisi “reality” tayangan ini.

Tencent Masih Ingin PUBG Mobile World League Diadakan

Sumber: GGWP.ID

Sejumlah turnamen besar esports telah batal secara terpaksa akibat pandemi COVID-19, tapi tampaknya bagi Tencent Games keputusan itu masih belum final. Dalam sebuah wawancara bersama Dot Esports, James Yang (Director of PUBG Mobile Global Esports di Tencent) berkata bahwa mereka masih memantau situasi, dan belum memutuskan langkah apa yang akan diambil untuk World League.

Seandainya tak ada pandemi, PUBG Mobile World League rencananya akan digelar pada musim semi 2020 di Katowice, Polandia. Namun tentu sekarang keadaannya berbeda. James Yang berpendapat bahwa mengubah turnamen ini menjadi online akan jadi masalah, sebab tidak semua negara punya jaringan internet memadai. Namun apabila kondisi kesehatan dunia tak kunjung membaik dan tak ada pilihan lain, bisa saja Tencent membatalkan event tersebut.


Ayyub Mustofa

Jarang main game sampai tamat kecuali untuk review. Menyukai hampir semua genre, dan hingga kini masih menunggu kemunculan Megaman X9.