Mengenal Gaming Burnout Syndrome, Rasa Jenuh yang Ternyata Sering Dirasakan Gamer


Gaming burnout syndrome merupakan salah satu syndrome yang kerap menjangkiti para gamer. Yuk kenali apa itu Gaming Burnout Syndrome!

Mengenal Gaming Burnout Syndrome

Bermain sebuah game merupakan kegiatan yang cukup mengasyikan terlebih lagi setelah seorang gamer merasa kelelahan saat bekerja atau melakukan kegiatan lainnya. Dengan bermain game diharapkan semuanya bisa kembali seperti semula sehingga seorang gamer yang kelelahan tadi bisa kembali beraktivitas dengan semangat.

Namun sayangnya, terkadang, ada seorang gamer yang justru masih tidak fun saat bermain game. Ya, ada perasaan yang cukup bosan ketika mereka bermain game atau mereka tidak mampu menamatkan sebuah game dan justru mengganti game tersebut sebelum tamat.

Hal tersebut berulang-ulang terjadi dan jika sudah begini, sang gamer dipastikan telah terkena yang namanya Gaming Burnout Syndrome. Kira-kira, apa itu Gaming Burnout Syndrome? Apakah bahaya? Berikut ulasannya.

Pengertian Gaming Burnout Syndrome

Gaming Burnout Syndrome

Secara harfiah, Gaming Burnout Syndrome adalah sebuah kondisi di mana gamer merasa bosan bermain game sehingga membuat mereka kerap mencari-cari game yang dirasa cocok untuk mereka mainkan. Kondisi ini akan membuat mereka bergonta-ganti game sebelum game itu tamat. Selain itu, sindrom ini juga bisa diartikan sebagai kondisi di mana gamer bosan karena memainkan game-nya terlalu lama.

Intinya, Gaming Burnout Syndrome adalah kondisi saat gamer kebosanan dan tidak fun memainkan sebuah video game. Kondisi ini tentu cukup memprihatinkan di mana seharusnya bermain game menjadi sesuatu yang menyenangkan bukan membosankan. Tapi kembali lagi, sindrom ini cukup wajar dan tentunya hampir semua gamer pernah merasakan sindrom yang satu ini.

Kerugian yang Dihasilkan

Gaming Burnout Syndrome

Terkena sindrom yang satu ini memang tidak rugi secara mental namun dari segi waktu dan materi, kalian bakal dirugikan meskipun pada dasarnya kalian memang merasa tidak dirugikan. Bagi saya, setidaknya ada beberapa kerugian yang kalian dapatkan jika sudah terkena sindrom yang satu ini dan kerugian yang pertama adalah kalian tentu akan menghabiskan uang kalian.

Menghabiskan uang sudah tentu menjadi kerugian pertama di mana kalian hanya membeli game tanpa memainkannya hingga tuntas. Coba hitung, sudah berapa uang yang kalian keluarkan dan bandingkan dengan berapa banyak game yang kalian mainkan.

Kerugian yang kedua adalah dari segi kuota internet. Meskipun beberapa tidak memakai kuota internet di rumahnya, namun sebagiannya lagi harus berusaha keras untuk mengunduh game yang mereka beli dan juga mengunduh mod yang mereka inginkan. Ini adalah kerugian kedua yang kalian dapatkan jika terkena Gaming Burnout Syndrome.

BACA JUGA: Melekat Di Hati! 5 Game Multiplayer PlayStation 2 Terbaik!

Yang ketiga tentu saja adalah waktu. Waktu tidak bisa diulang kembali dan kalian rugi secara waktu dan tenaga akibat sindrom ini. Bayangkan, berapa lama waktu kalian untuk sekadar jalan ke toko untuk membeli game ini atau melakukan top-up untuk membeli versi digital-nya. Jika kalian menggunakan jasa kurir, hitung, sudah berapa banyak jasa kurir yang kalian keluarkan? Semuanya tentu ada kerugiannya namun memang tak nampak secara nyata.

Lalu Harus Bagaimana?

Gaming Burnout Syndrome

Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan jika kalian merasa sudah bosan memainkan game. Kalian bisa melakukan kegiatan di luar rumah untuk mengusir kebosanan tersebut. Menjauhi game jika kalian bosan adalah hal yang wajib dilakukan. Kalian harus mengisi waktu luang kalian dengan hal-hal yang lebih baik dibandingkan hanya mengandalkan game saja.

Maka dengan mengganti aktivitas bermain game, gamer nantinya akan merasa kangen kembali untuk memainkan sebuah game. Harapannya, mereka bisa kembali menyelesaikan game yang mereka mainkan tanpa harus merasa bosan lagi.


Azzizil Adam

Main game gak bakal bikin masa depan suram. Yang bikin suram adalah ketika lo malas berbuat sesuatu! Happy gaming.