Ghost Games Tutup, Pengembangan Need for Speed Kembali ke Criterion

Ghost Games telah berperan menciptakan empat judul Need for Speed, namun EA merasa sulit mencari talenta yang tepat untuk meneruskannya.


Penggemar game balap di Indonesia jelas sudah akrab dengan nama Need for Speed. Pertama kali dirilis pada tahun 1994, seri Need for Speed terkenal karena mengangkat tema yang menarik, yaitu balap ilegal di jalanan. Seri ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Criterion Games, serta diterbitkan oleh Electronic Arts (EA).

Pada tahun 2011, EA mendirikan sebuah studio baru yang bernama Ghost Games. Studio ini berlokasi di Gothenburg, Swedia, dan berisi sejumlah orang yang dulunya bekerja untuk Criterion Games ditambah kru lainnya. EA memindahkan tanggung jawab pengembangan seri Need for Speed ke tangan Ghost Games, dan mereka telah menelurkan empat judul Need for Speed hingga tahun 2019.

Need for Speed Heat | Sumber: EA

Empat game itu adalah Need for Speed Rivals, Need for Speed (2015), Need for Speed Payback, dan yang paling anyar, Need for Speed Heat. Karya-karya mereka cukup sukses di pasaran, namun menurut banyak penggemar Need for Speed memang tidak sebagus buatan Criterion dulu.

BACA JUGA: Game Racing Terbaik Rekomendasi Gimbot untuk PC di Tahun 2019

Baru-baru ini EA mengumumkan bahwa mereka akan mengembalikan pengembangan seri Need for Speed ke Criterion Games yang bermarkas di Guildford, Inggris. Mengapa? Menurut kabar dari gamesindustry.biz, alasannya adalah karena sulit menemukan tenaga developer game yang mumpuni di Gothenburg. Sementara kota Guildford justru dikenal sebagai salah satu pusat ekosistem pengembangan game di Inggris.

Need for Speed Heat | Sumber: EA

Ghost Games sendiri kini telah dibubarkan oleh EA, dan kantor mereka akan dirombak menjadi kantor EA Gothenburg. Sebagian developer di Ghost Games akan dipindahkan ke Criterion atau studio lain di bawah EA yang sesuai. Kemudian ke depannya, EA Gothenburg tidak lagi berwujud studio pembuat game, melainkan menjadi tim pendukung yang akan menangani pengembangan engine Frostbite.

Criterion, bersama para developer mantan Ghost Games, kini ditugaskan untuk membawa franchise Need for Speed menuju generasi berikutnya. “Criterion adalah studio yang fantastis, dan kami berharap bisa memperkuat tim bertalenta mereka dan membangun masa depan yang hebat untuk Need for Speed. Tim insinyur di Gothenburg juga penting untuk rencana-rencana kami yang sedang berjalan di seluruh EA,” demikian pernyataan EA kepada gamesindustry.biz.


Ayyub Mustofa

Jarang main game sampai tamat kecuali untuk review. Menyukai hampir semua genre, dan hingga kini masih menunggu kemunculan Megaman X9.