5 Game Eksklusif PlayStation yang Terlupakan di Era PlayStation 4

Sony punya segudang franchise potensial untuk menggebrak pasar. Tapi sayangnya, mereka seakan mengabaikan beberapa franchise game di era PlayStation 4 ini.


game eksklusif

Sony bisa dibilang merupakan salah satu publisher terbaik yang pernah ada di industri game. Mereka memiliki kejelian yang teramat tinggi untuk mengakuisisi sebuah developer yang memiliki potensi besar. Selain itu, mereka juga tidak malu bekerjasama dengan berbagai studio mulai dari yang biasa-biasa saja hingga studio-studio besar tentunya.

BACA JUGA: Game Bertema Sci-fi Terbaik yang Wajib Kamu Mainkan

Oleh sebab itulah pada akhirnya mereka sukses memiliki sejumlah game eksklusif yang berkualitas dan berbeda-beda di tiap generasi console-nya. Namun sayangnya, memiliki segudang game eksklusif potensial tentu  memiliki kekurangan tersendiri. Salah satunya adalah terkadang terlalu fokus dengan studio atau proyek yang baru serta terlihat menjanjikan daripada melanjutkan franchise lama mereka.

Sudah ada beberapa game yang jadi korban, di mana game-game ini sama sekali tidak muncul di era PlayStation 4! Penasaran apa saja game eksklusif PlayStation yang terlupakan di era PlayStation 4? Berikut adalah ulasan Gimbot.

*Terlupakan di sini adalah yang sekuelnya tidak pernah dilanjutkan

1. Twisted Metal

Salah satu game yang meramaikan era PlayStation 1 dengan segala konsepnya yang luar biasa. Twisted Metal bisa dibilang merupakan salah satu pionir dari game battle royale di mana mereka mengusung konsep dari battle royale namun dengan kendaraan. Di sini kita biasanya berhadapan dengan banyak musuh untuk menjadi yang terkuat.

Konsep hancur menghancurkan mobil ini semakin menggila karena di dalam Twisted Metal ada sejumlah senjata dan arena dengan keunikannya masing-masing. Mau tahu yang lebih gila? Kita bisa saling bertempur dengan sesama player atau menghajar musuh secara bersama-sama di mode coop.

Namun sayangnya, game eksklusif yang satu ini popularitasnya terus menurun digempur dengan game-game kekinian. Selain itu, para developer dan Sony sendiri juga seakan bingung untuk membawa hal-hal baru ke dalam game ini sehingga setelah era PlayStation 1, game ini mulai merosot popularitasnya karena terasa repetitif.

Terakhir kali game ini dirilis pada tahun 2012 dengan judul Twisted Metal. Sayangnya, game itu hanya dirilis untuk console PlayStation 3. Resensinya yang tak begitu memuaskan membuat game ini akhirnya dilupakan untuk meramaikan PlayStation 4.

2. Tomba!

Apa salah satu hal yang paling kalian ingat di era kejayaan PlayStation 1? Jawabannya sudah tentu adalah Tomba. Saya memang tidak mencoba seri pertamanya dan langsung lompat ke Tomba 2! The Evil Swine Return. Hasilnya, saya tidak bisa lepas dari layar karena game ini menyajikan berbagai hal fantastis di dalamnya.

Pertama, Tomba menghadirkan sederet misi keren untuk diselesaikan yang mengharuskan kalian berpikir. Masing-masing misi terkait satu sama lain selain itu tiap misi menantang untuk diselesaikan karena petunjuk yang diberikan sangat minim sekali.

Kemudian di game ini kita diperkenalkan mekanisme item dan equipment yang sangat baik. Yang paling keren adalah mekanisme mengenai baju tempur Tomba yang memiliki berbagai kemampuan berbeda mulai dari terbang hingga berenang. Pertarungan boss juga sangat baik dan menantang.

BACA JUGA: Game Mobile Olahraga Terbaik yang Bisa Kalian Coba!

Tapi sayangnya, entah kenapa Sony tidak melanjutkan game potensial ini di mana terakhir kali franchise ini rilis adalah tahun 1999. Menurut laporan dari GiantBomb, franchise ini dilupakan di era console setelah PlayStation 1 karena marketingnya yang buruk sehingga game kedua dari Tomba tidak banyak diketahui gamer dan menjadi hidden gem kala itu.

Selain itu, bubarnya pengembang asli Tomba, Whoopee Camp juga menjadi alasan mengapa franchise ini tenggelam. Namun jangan khawatir! Karena lisensi dari franchise ini dipegang oleh Sony sehingga ada kemungkinan mereka menggarap game ini lagi suatu hari. Jika tidak lupa.

3. Jak and Daxter

Game besutan Naughty Dog yang dulu sempat sukses menjadi pengganti Crash Bandicoot ketika lisensinya jatuh ke tangan Activision. Jak and Daxter merupakan game aksi platformer yang pendekatannya mirip-mirip seperti Crash Bandicoot namun sisi aksinya lebih intense sedikit. Temanya mengambil latar belakang sci-fi fantasy dengan bumbu cyberpunk.

Di masa lalu, game ini cukup sukses meskipun tidak seperti Crash Bandicoot yang sangat fenomenal. Sempat ngebut menggeber franchise ini dari 2003 hingga 2006 tanpa putus, Naughty Dog entah kenapa seperti yang ogah-ogahan menggarap game ini sejak 2006.

Game ini sempat absen selama dua tahun sebelum merilis seri terbarunya di tahun 2009 yang berjudul Jak and Daxter: The Lost Frontier. Tapi kemudian, franchise ini kembali hiatus hingga tahun 2012. Sayangnya, setelah 2009, tidak ada game Jak and Daxter baru melainkan hanya versi remaster saja.

Terakhir adalah Jak and Daxter Bundle yang hadir di PlayStation 4. Tidak dijelaskan mengapa game ini begitu terlupakan untuk dibuatkan sekuelnya. Mungkin saja karena Naughty Dog sedang sibuk dengan game-game seperti Uncharted atau The Last of Us mungkin sehingga di era PlayStation 4 tidak ada sama sekali sekuel dari game tersebut.

Kurang lebih nasib dari Jax and Daxter ini mirip dengan Sly Cooper yang tidak pernah dapat sekuel! Menyedihkan.

4. SOCOM U.S Navy Seals

Game ini kedengarannya memang asing tapi percaya atau tidak, Sony punya lisensi atas franchise yang satu ini. Ya, SOCOM U.S Navy Seals merupakan sebuah game yang pertama kali dirilis untuk PlayStation 2. Game ini mirip dengan Ghost Recon Ubisoft. Di sini gamer bakal bermain sebagai Angkatan Laut Amerika Serikat yang ditargetkan menyelesaikan misi dan mendapatkan bantuan sesekali dari berbagai pasukan khusus di seluruh dunia.

Terakhir kali game ini dirilis di tahun 2011 dengan tajuk SOCOM 4 U.S Navy Seals. Game ini tidak dilanjutkan franchise-nya ke era PlayStation 4 dikarenakan studio dari game ini ditutup oleh Sony. Entah apa yang membuat studio dari game ini ditutup. Meski begitu, beberapa bulan lalu sempat ada berita yang mengatakan bahwa franchise ini akan kembali di era PlayStation 5.

5. Syphon Filter

syphon filter

Saat pertama kali dirilis di PlayStation 1, Syphon Filter menjadi game aksi yang sangat wajib untuk dimainkan. SCE Bend Studio selaku developer tahu betul cara untuk menciptakan sebuah game menarik. Di game pertamanya, kita akan menjadi seorang special agen bernama Gabriel Logan dan Lian Xing yang harus membongkar dan menangkap seorang teroris bernama Erich Rhoemer.

Di sini kita disajikan dengan sejumlah hal menarik mulai dari visualnya yang bagus di eranya hingga mekanisme gameplay yang sangat solid di tengah keterbatasan hardware PlayStation 1 kala itu. Game ini mendapatkan rating 90 dari 100 di Metacritic.

Sayangnya, sudah punya modal bagus, game ini gagal mempertahankan kualitasnya di mana nilainya terus menurun hingga Syphon Filter 3. Yang paling parah adalah ketika Syphon Filter: The Omega Strain dirilis di PlayStation 2, game ini hanya dapat nilai 65 saja di Metacritics.

Game ini sempat dapat resensi baik kembali di Syphon Filter: Dark Mirror dan Logan’s Shadow. Sayangnya, nilai baik itu hanya untuk platform PlayStation Portable sedangkan untuk PlayStation 2-nya hanya dapat nilai 70 hingga 71 saja.

Franchise ini berhenti di tahun 2007 menjelang akhir era PlayStation 2. Di era console selanjutnya, franchise ini dilupakan hingga menjelang akhir PlayStation 4 sekuelnya tak pernah muncul.


Azzizil Adam

Main game gak bakal bikin masa depan suram. Yang bikin suram adalah ketika lo malas berbuat sesuatu! Happy gaming.